Harum Kopi Negeri Atas Awan

 

Kisah Piknikku kali ini berawal sebuah Maskapai Air Asia mengadakan promo free seat, langsung berburu tiket promo. Mataku langsung tertuju pada destinasi Ujung Pandang dengan bermodal 5000 (lima ribu, seharga mangkok bakso ^^) Alhamdulillah “ Tiket  Pesawat “ Surabaya-Ujung pandang tanggal 14 Februari 2014 untuk 5 orang (Aku,suamiku,anakku,kedua adekku)

Pintu Indonesia timur mulai terbuka, langkah kaki pertama ke kota Makasar dan sekitar. 14 Februari dini hari Gunung Kelud meletus,  Bandara Juanda ditutup penerbangan “Cancel Bad Weather”.  Kami memilih rechedule jadwal diganti tanggal 16 Februari namun hari Minggu kami ke Bandara masih belum bisa beroperasi kembali menganti jadwal Selasa 18 Februari.

DSCN7445 Toraja, Harum Kopi Negeri Atas Awan

Gunung Kelud Meleteus.. All Flight Cancel

Tanggal 18 Februari 2016 QZ7831 12.45 pesawat kami mengalami delay 2jam, walau delay tapi hepi hepi aja diruang tunggu sambil foto-foto dan merancang kembali mau kemana aja ntar.

Tiba di Bandara Sultan Hasanudin sekitar pukul 15.25, bahagia rasanya akhirnya sampai juga di Makasar. Naek bis damri menuju pantai losari,lalu lintas sangat padat dan merayap sampai pantai losari sektitar pukul 17.20 an.Tiba di Pantai Losari Memesan pisang epe merupakan salah satu warisan resep tradisonal asli dari Makasar,Pisang kepok yang tipiskan atau pipihkan di olesi margarin  kemudian di panggang setelah dipanggan di cucuri syrup gula merah, keju,mesis,gula halus sesuai dengan selera kita. Setelah melaksanakan sholat Magrib kami menuju kantor / garasi Bis Bintang Timur di Jalan Perintis Kemerdekaan bis ini yang membawa kami menuju tanah toraja. Setelah memelakukan pembayaran kami menunggu ke berangkatan yang dijadwalkan pukul 21.00. Bus-bus disini menghadirkan armada bus tipe (chassis) terbaru dengan fasilitas terbaik seperti tempat duduk yang empuk dan dapat diatur serta dilengkapi sandaran kaki (leg rest), selimut, bantal, bus dengan suspensi udara dan AC armada bahkan ada LCD TV, Wifi, GPS, dan toilet.

1959874 10201179201905368 1896974766 n Toraja, Harum Kopi Negeri Atas Awan

Bus Makasar – Toraja

Bus jalan santai dari makasar – maros karena cukup padat dan sekaligus mencari tambahan penumpang, karena masih ada bangku yang blm terisi penumpang. Dalam perjalanannya, bis saya berhenti di toko roti banyaknya penumpang yang turun bis membeli roti, suami saya ikutan turun dan ikutan pula membeli roti srikaya yang menurut orang-orang inilah best sellernya dan paling banyak dicari orang sebagai oleh-oleh.Roti roti maros atau biasa juga disebut dengan roma,bentuknya bulat berisikan selai srikaya memiliki cita rasa khas tersediri bagi lidah saya dan berbau wangi yang mengoda orang untuk menyantapnya.

Tiba di perwakilan bus Bintang Prima kota Rantepao menurunkan semua penumpang yang tersisa, turun dari bis disambut banyaknya abang bentor menawarkan jasanya. Dengan mengendarai 2 bentor kami menuju  ” wisma Maria ” . Cek-in dengan harga 70.000 kami dapat kamar dilantai dua, sebuah kamar sederhana cukup bersih bagiku yang penting kamar mandi dalam dan bersih kamarnya. Pemandangan di Wisma Maria cukup menyejukan mata terlihat pepohonan dan banyaknya tanaman yang menghiasi taman Wisma ini. Cuma ada satu hal yang membuatku tidak bebas berkeliling Wisma, ada beberapa ekor anjing yang berkeliaran didalam wisma.

P2190236 Toraja, Harum Kopi Negeri Atas Awan

Menuju Negeri Atas awan

Dengan menyewa sepeda motor matic seharga 60.000, dapat peta Tanah Toraja dari receptionist kami siap menjelajahi Tanah Toraja.Tujuan pertama menuju ‘Negeri di Atas Awan,’ Batutumonga di Tanah Toraja. Batutumonga merupakan wilayah yang berlokasi di lereng Gunung Sesean atau berjarak sekitar 24 km dari Kota Rantepao.Perjalanan yang terjal penuh bebatuan dan berliku, aku mempercayakan hidup dan matiku pada keahlian suamiku mengendarai sepeda motor walau agak cemas karena ini pertama kali suamiku mengendarai motor jenis matic. Berjalan beriringan dengan sepeda motor yang dikendarai kedua adekku, kami saling menunggu jika ketemu pertigaan karena kuatir terpisah gak ada sigyal hp maka kontak-kontak akan susah sekali jika kami terpisah. Tiba di sebuah warung menikmati secangkir kopi khas Toraja sambil melihat lepas hamparan pemandangan alam dari ketinggian sunguh terasa bahagai hidupku ini.

P2190219 Toraja, Harum Kopi Negeri Atas Awan

Harum Kopi Negeri Atas Awan

Sepanjang perjalanan mata ini menemukan rumah adat Toraja yang posisinya saling berhadap-hadapan. Yang unik, di rumah-rumah warga belakang terdapat kandang babi dan kerbau.Bagi warga Toraja, babi dan kerbau merupakan persembahan pada upacara adat. Masih dilereng Gunung Sesean, terdapat juga makam-makam batu kuno salah satunya yang populer adalah Bori Parinding.Batu-batu purba berketinggian di luar jangkauan manusia masa kini, tertancap kokoh di pelataran Bori yang tidak terlalu luas. Batu yang didirikan ini bertujuan untuk menghormati pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal. Konon kabarnya, batuan menhir ini ada yang berusia hingga ratusan tahun.

P2190326 Toraja, Harum Kopi Negeri Atas Awan

Londa.. Hanya Sampai Pintu Masuk 🙁

Perjalanan dilanjutkan menuju Londa sebuah kompleks makam yang terletak di sebuah tebing batu.Terlihat berbagai macam peti diatur sesuai dengan garis keluarga.Sayang kami tidak dapat memasukinya karena akan ada kunjungan Pak Susilo Bambang Hudoyono (SBY) yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden Indonesia, berdasarkan informasi dari penjaga pintu masuk Londa semua obyek wisata ditutup selama 2 hari untuk mempersiapkan kehadiran Bapak SBY. Kecewa juga jauh-jauh kapan lagi bisa kesini, akhirnya meminta izin untuk mefoto dari kejauhan saja. Kembali ke Wisma Maria bingung juga besok mau kemana banyak kawasan-kawasan yang ditutup, gak asyik juga jauh-jauh ke Tanah Toraja hanya berada di penginapan akhirnya kamu memutuskan cek out saja kembali ke Makasar malam ini.


Competition2016Ads 300x250 Toraja, Harum Kopi Negeri Atas Awan